5 Kejanggalan di TPS Saat Pilpres Versi Kubu Prabowo

KPU 500x250 5 Kejanggalan di TPS Saat Pilpres Versi Kubu Prabowo

SemuaAdaDisini.com – Kubu PrabowoHatta menilai sedikitnya terdapat 5 kejanggalan di TPS saat pilpres lalu. Kejanggalan tersebut bersifat masif, terstruktur dan sistematis.

“Pertama, jumlah seluruh pengguna hak pilih tidak sama dengan jumlah surat suara yang digunakan. Ini terjadi di 28.283 TPS,” kata penasihat relawan Prabowo-Hatta, Letjen (Purn) Suryo Prabowo dalam rilisnya, Kamis (24/7).

 

Kedua, lanjutnya, jumlah surat suara yang digunakan tidak sama dengan jumlah surat suara yang sah atau tidak sah. “Ini terjadi di 9.617 TPS,” tuturnya.

 

Ketiga, pengguna hak pilih dari TPS lain atau DPTb lebih besar dari daftar DPTb terjadi pada 11.090. “Ini jelas ada mobilisasi massa,” tuturnya.

 

Keempat, pengguna hak pilih dalam Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang gunakan KTP atau identitas lain dari daftar DPKTb itu sendiri. “Kejanggalan ini terjadi di 20.158 TPS,” katanya.

 

Kelima, pasangan Prabowo-Hatta sama sekali hanya mendapat 0 suara terjadi di 282 TPS. “Ini juga aneh bin ajaib, kita punya saksi di tiap TPS. Tentu saksi kita memilih pasangan nomor 1, tapi dalam hitungan koq suaranya bisa hilang?” tanyanya heran.

 

Suryo memberi contoh pencoblosan di Papua. Menurutnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) resmi di KPU sebesar 3.045.432 pemilih padahal jumlah seluruh penduduk Papua termasuk yang bayi yang baru lahir sebesar 3.091.040.

 

“Ini menunjukkan DPT di Papua saja sudah keliru. Demikian juga di DKI. Bawaslu mencatat 5.802 atau 47% TPS bermasalah dan merekomendasikan pemilihan ulang, tapi diabaikan oleh KPU . Alasan ini sudah cukup agar Pilpres diulang”, pungkasnya.

 

sumber

Silahkan copy paste artikel ini namun cantumkan link sumber SemuaAdaDisini.com thanks!!