Daftar Kekayaan Jokowi – Jusuf Kalla

SemuaAdaDisini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengantongi data kekayaan yang lama pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)dan Jusuf Kalla (JK).

Data tahun 2010 itu mencatat jumlah kekayaan masing-masing dengan rincian sebagai berikut :

Daftar kekayaan Jokowi

Laporan tercatat per tanggal 28 Februari 2010, yaitu rekening berjumlah Rp 18,47 miliar dan US$ 9.483. Selain itu mantan walkota Solo ini juga memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan sejumlah Rp 15,7 miliar yang berada di Kabupaten Sragen, Kota Surakarta, Kota Balikpapan, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali.

Untuk kendaraan, Jokowi memiliki 11 mobil dan 1 motor yang bernilai Rp 893 Juta yaitu mobil Isuzu Panther (2), Izusu (3), Honda City, Mercedes Benz, Nissan Terrano, Daihatsu Espass, Suzuki dan motor Yamaha Vido E.

Sementara usaha dibidang lain seperti peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan dan pertambangan senilai Rp 1,004 miliarditambah harta bergerak lain berupa logam mulia, batu mulia dan benda bergerak lain sejumlah Rp 689,42 juta.

Dan harta lain berbentuk giro dan setara kas senilai Rp 186,724 Juta dan US$ 9.483.

Daftar kekayaan Yusuf Kalla

Mantan wakil presiden era 2004-2009 ini memiliki kekayaan berdasarkan laporan per 16 November 2009 adalah Rp 314,51 miliardan US$ 25.718.

Adapun rincianya meliputi harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 91,99 miliar. Tanah tersebut berada di Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Kota Kendari, Kabupaten Gowa, Kota Palu, Kota Pare-pare, Kabupaten Bone dan Kota Jakarta Selatan.

Untuk kendaraan, Ketua PMI ini memiliki mobil Toyota Kijang, Toyota Crown dan Toyota Land Cruiser yang senilai Rp 225 Juta.

Dan usaha dibidang lain JK memiliki peternakan senilai Rp 1 miliar dan harta bergerak lain berbentuk logam mulia, batu mulia dan benda bergerak lain sejumlah Rp 538,7 Juta. Harta terbesar JK berasal dari investasi surat berharga yang berjumlah Rp 220,52 miliar dan ditambah giro dan setara kas lain sebesar Rp 224,417 Juta dan US$ 25.718.

Menurut juru bicara KPK, Johan Budi, KPK telah mengirimkan laporan kekayaan tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“KPK berharap agar KPU hanya menerima tanda terima tersebut sebagai dokumen persyaratan pencalonan,” kata Johan Budi.(nay)

sumber

Silahkan copy paste artikel ini namun cantumkan link sumber SemuaAdaDisini.com thanks!!