Misteri Penampakan Perempuan di Puncak Monas

 

SemuaAdaDisini.com – Awalnya pembangunan Monumen Nasional (Monas) digagas Presiden Soekarno untuk menandingi Menara Eiffel di Paris dan juga sebagai bangunan ikonik Indonesia. Dengan adanya monumen itu juga, Soekarno berharap bisa terus membangkitkan semangat patriotisme generasi yang akan datang.

Monas didesain oleh arsitek RM Soedarsono, Soedarsono memasukkan angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ke dalam rancangan monumen itu.

Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan RM Soedarsono, dan mulai dibangun pada 17 Agustus 1961.

Pada bagian puncak Monas berupa lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Puncak tugu berupa ‘Api Nan Tak Kunjung Padam’ yang bermakna agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah surut atau padam sepanjang masa.

Karena ide desain bentuk emas itu berasal dari Presiden Soekarno, ada kabar Presiden Soekarno yang menyukai keindahan wanita menaruh bentuk seperti wanita di lidah api berbalut emas Monas.

 

puncak_monas

Tapi menurut Kepala UPT Monas Rini Hariyani di Monas, Rabu (7/5/2014) “Sebenarnya tidak hanya dari Istana ya. Menurut cerita memang seperti itu. Itu tinggal imajinasi kita saja.”

“Kita tetap biasa saja. Ini bangunan kan sudah 53 tahun, hampir kayak seorang manusia. Kita harus hati-hati merawatnya. Kan sudah mulai timbul penyakit kala manusia umur segitu,” Rini menambahkan.

sumber

Silahkan copy paste artikel ini namun cantumkan link sumber SemuaAdaDisini.com thanks!!