Percayakah kamu, Wanita ini Berjalan Tidak Menyentuh Tanah

gadis-ini-tidak-pernah-berjalan-menyentuh-tanah-dan-dianggap-sebagai-reinkarnasi-dewi

SemuaAdaDisini.com – Berjalan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dengan menepakkan kaki disuatu dasaran bumi seperti tanah. Namun, wanita yang satu ini memiliki kebiasaan aneh dengan berjalan tidak menyentuh tanah. Ini bukan suatu rekayasa melainkan sebuah kenyataan . Percaya atau tidak itu hanya ada di dalam diri kamu sendiri bagaimana menanggapinya ?

Seperti yang dialami oleh Samita Bajracharya yang selama kecilnya ia menjadi seorang Kumaris .

Kumaris merupakan yang bearti virgin ini merupakan adat dari Nepal dimana seorang agdis kecil hanya melakukan aktivitasnya dengan duduk di kuil dengan menunggu pengunjung datang kemudian dipuja dan mendapat banyak seserahan.Kemudian Kumaris sendiri menerima pujaan dari penganut agama hindu dan buddha, karena diyakini mampu melindungi mereka dari kejahatan.

Gadis ini telah melewati 32 tes yang dilakukan hingga akhirnya ia bisa menjadi seorang Kumaris dan kini ia dianggap sebagai Hindu Goddess of Power atau reinkarnasi Dewi Kali. Seorang Kumaris juga tidak diizinkan untuk muncul di muka umum kecuali ketika harus menghadiri upacara adat.

Bahkan, seorang Kumaris juga harus menahan diri untuk tidak bermain dengan teman dan bahkan tidak diperbolehkan ke sekolah. Sehingga seorang Kumaris bisa mendapatlkan pendidikan lantaran mendapatkan beasiswa dari pemerintah setempat untuk menuntut ilmu di rumah dan diajar oleh seorang guru yang ditugaskan.

Dalam menjalani hidup sebagai Kumaris, Samita Bajrachraya ini menghabiskan aktivitasnya dengan tidak boleh berjalan menyentuh tanah dan memakai pakaian saja pun dipakaikan oleh keluarganya. Samita selalu digendong ke manapun dia pergi, karena Samita ini dipercaya sebagai Rekarnasi dari perwujudan Dewi yang dihormati.

Setelah memasuki masa pubertas yang ditandai dengan menstruasi inilah Samita baru benar – benar berhenti menjadi seorang Kumaris. Untuk mengakhirinya ini, Samita perlu melakukan beberapa kegiatan adat Guffa yakni dengan 12 hari upacara dengan melakukan pelepasan ikatan pada rambutnya yang dibantu dengan ibunya.

Kemudian, Samita perlu membasuh mata ketiga yang disematkan pada dahinya dengan air sungai Bagmati. Dan dengan berakhirnya menjadi seorang Kumaris inilah, Samita baru dibolehkan berjalan . Namun, karena semasa kecilnya Samita selalu digendong untuk berjalan, sehingga membuat kakinya lemah untuk menopang tubuhnya.

sumber

Silahkan copy paste artikel ini namun cantumkan link sumber SemuaAdaDisini.com thanks!!